
Penggunaan kertas salah satunya diperlukan pada aktivitas rumah sakit. Setiap rumah sakit pasti mempunyai data pasien yang sangat banyak. Rumah sakit membutuhkan kertas untuk banyak hal baik fungsional maupun administratif. Rumah sakit membutuhkan hardcopy baik dalam bentuk kertas HVS ataupun kertas continuous form.
Penggunaan Kertas di Rumah Sakit

Kertas continuous form cetakan
Jenis kertas continuous form ini biasanya digunakan untuk print resep obat, rincian pembayaran di rumah sakit dan atau kebutuhan lainnya yang berhubungan antara rumah sakit dan pasien. Untuk ukuran kertas continuous form nya pun berbeda, sesuai dengan kebutuhan rumah sakit yang bersangkutan.
Kwitansi
Kwitansi adalah bukti pembayaran yang sah dan biasanya jika pasien sudah lunas membayar seluruh biaya rumah sakit pasti diberikan lembaran pertama dan pihak rumah sakit menyimpan lembaran kedua. Jenis kebutuhan ini sangat sering digunakan oleh pihak rumah sakit karena dapat menjadi alat bukti pembayaran yang sah jika sewaktu-waktu terjadi masalah tak terduga antara rumah sakit dengan pasien.
Kertas Hasil Laboratorium
Kebutuhan kertas hasil laboratorium ini untuk diberikan kepada pasien yang menjalani check up di rumah sakit tersebut jadi pihak pasien dan pihak rumah sakit mempunyai data yang sama dan bisa di review kembali jika pasien datang lagi ke rumah sakit.
Slip Gaji
Beberapa rumah sakit membutuhkan Slip gaji untuk diberikan kepada karyawannya. Kegunaan slip gaji adalah sebagai lampiran rincian gaji yang diberikan ke setiap karyawan.
Berdampak pada Lingkungan
Penggunaan kertas untuk administrasi dan kebutuhan lainnya di rumah sakit berdampak pada lingkungan yang harus memproduksi kertas lebih banyak serta menjadi tambahan limbah di lingkungan. Hal ini juga memberikan dampak pada biaya yang harus dikeluarkan rumah sakit.
- Semakin meningkatnya penggunaan kertas salah satunya di rumah sakit, maka kebutuhan kertas yang harus disediakan juga semakin banyak.
- Selain itu penggunaan kertas oleh setiap pelaku di rumah sakit baik fungsional maupun administratif pasti mengandung biaya administratif. Banyaknya kebutuhan kertas seiring bertambahnya kebutuhan rumah sakit pastinya juga berdampak pada biaya yang harus dikeluarkan oleh rumah sakit.
- Dampak lain terlihat dari sisi Industri pulp dan kertas yang merupakan salah satu industri yang masuk dalam skala besar. Penggunaan lahan luas, bahan baku kayu, serta jam produksi pabrik yang tiada henti membuat ancaman persoalan terkait lingkungan, kebakaran hutan dan lahan.
Lantas bagaimana solusi terbaik untuk Rumah Sakit supaya administrasi tetap berjalan secara efektif tanpa merusak lingkungan dan menambah biaya rumah sakit?
Paperless menjadi Solusi Utama

Digitalisasi
Melihat adanya implikasi atas penggunaan kertas terhadap biaya rumah sakit maupun lingkungan maka perlu adanya paperless pada sistem manajemen di rumah sakit. Paperless menyarankan untuk mengurangi penggunaan kertas dan menggantikannya dengan sistem komputer atau disebut juga digitalisasi. Paperless dapat mengurangi penggunaan kertas, penghematan waktu dalam membuat laporan karena data dalam komputer dapat cepat digunakan), membuat sistem menjadi lebih efisien, menghemat biaya pengeluaran untuk kertas, serta dengan administrasi kesehatan yang sudah terkomputerisasi juga akan meminimalkan kesalahan medis atau medical error.
Manfaatnya Menurut Para Ahli
Sudah banyak rumah sakit di Indonesia yang menerapkan Paperless ini dan memperoleh manfaat darinya. Studi independen yang dilakukan GE Healthcare dan RS Premier Bintaro di Departemen Radiologi RS Premier Bintaro menemukan bahwa penggunaan teknologi digital dapat membuat rumah sakit menghemat biaya sampai 31 persen. Selain itu,didapat juga bahwa Paperless mampu mempersingkat waktu tunggu pasien hingga 38 persen berkat efisiensi alur kerja.
Lantas tunggu apa lagi? Segera gunakan sistem manajemen yang mendukung penuh Anda dalam mengurangi dampak lingkungan dan menghemat biaya operasional Anda!