KIAT-KIAT MENJAGA KESEHATAN BADAN SAAT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU

Liburan Natal dan tahun baru atau sering disingkat Nataru adalah salah satu liburan yang paling ditunggu oleh banyak kalangan. Seperti perayaan dan liburan lainnya, momen-momen berkumpul dengan keluarga dibarengi kehadiran makanan-makanan yang manis, tinggi kalori, dan berlemak yang akan menjadi ancaman bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Berikut beberapa kiat yang dapat untuk tetap sehat selama libur Nataru:

Makan Kudapan Secara Bijak

Sebenarnya tidak hanya kudapan atau snack yang perlu diperhitungkan, namun jenis makanan ini yang paling sering menjadi incaran saat momen liburan. Tidak ada salahnya memakan snack selama liburan Nataru, hanya saja porsi dan jenisnya yang perlu diperhatikan. Jangan sampai kita makan terlalu banyak snack yang tidak memiliki nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan malah mengandung terlalu banyak lemak. Selama liburan, biasanya keberadaan snack yang kurang sehat lebih banyak ketimbang snack yang sehat dan bergizi. Hal tersebut dapat memicu kita mengkonsumsi terlalu banyak snack dan meningkatkan asupan gula dan lemak berlebih yang berbahaya bagi tubuh.

Mulailah menghindari gorengan dan makanan tinggi lemak lainnya, lalu beralihlah ke makanan yang lebih sehat seperti salad, kue beras, yogurt, dll. Jika merasa lapar setelah jeda makan berat, opsi-opsi tersebut dapat dipertimbangkan, bahkan tidak ada salahnya untuk mengkonsumsi langsung buah-buahan, sayur-sayuran dan kacang-kacangan organik.

Perhatikan Serat

Serat adalah mineral yang penting, karena dapat membantu kita mencapai titik kenyang lebih lama. Menurut Howard (2001), konsumsi serat dapat menurunkan asupan kalori, sehingga dapat mencegah kenaikan berat badan, terutama pada momen liburan seperti Nataru. Sayangnya, jarang terdapat makanan-makanan sehat tersaji saat liburan. Seperti yang sudah disarankan pada poin sebelumnya, tidak ada salahnya jika kita mengganti kudapan kita dengan buah dan sayuran yang mengandung serat tinggi. Beberapa yang dapat dijadikan pertimbangan antara lain apel, pisang, alpukat, tomat, brokoli, almond, dan kacang polong.

Hindari Minuman Manis

Minuman manis yang dimaksud adalah minuman-minuman manis yang tinggi akan kalori seperti teh manis, sirup, minuman bersoda, dan minuman-minuman manis lainnya mengancam kesehatan kita selama liburan Nataru. Akan lebih baik jika kita mengurangi minum minuman manis yang mengandung kalori tinggi. Hal paling minimum yang dapat dilakukan adalah mengganti gula pasir dengan gula rendah kalori atau madu, lalu hindari sirup dan minuman bersoda sama sekali. Selain itu, penting untuk tetap rutin minum air putih selama musim liburan.

Tidur yang Cukup

Liburan seringkali menyebabkan durasi tidur berkurang yang menyebabkan meningkatnya hormon lapar (ghrelin) dan penurunan hormon kenyang (leptin). Kurang tidur juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan atau bahkan sampai obesitas jika kondisi ini terus terjadi dalam jangka panjang. Kurang tidur juga akan menurunkan tingkat pembakaran kalori sampai 20 persen dan penurunan fungsi tubuh lainnya, sehingga metabolisme tubuh melambat.

Olahraga Bersama Keluarga

Beberapa studi menunjukkan bahwa olahraga pagi sebelum sarapan aman untuk tubuh, bahkan dapat membakar lemak tubuh 20 persen lebih banyak dibandingkan olahraga setelah sarapan pagi. Selain itu, olahraga pagi sebelum sarapan dapat mencegah tubuh menginginkan makan lebih banyak dan kelaparan sepanjang hari.

Mulailah dengan olahraga ringan dengan jalan santai atau jogging di pagi hari bersama keluarga. Olahraga seperti mendaki, berenang atau bulu tangkis juga dapat terasa semakin seru saat momen liburan.

Menjaga rutinitas sehat di momen liburan memang tidak mudah, namun apabila dilakukan dengan disiplin, manfaatnya akan terasa tidak hanya pada berat badan, namun juga pada kesehatan. Semoga kiat-kiat ini bermanfaat, sehingga dapat menyongsong tahun depan dengan keadaan sehat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *